Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.
Mari bergabung untuk menjadi seorang Muslim sejati dan mengubah dunia. Ajaklah manusia untuk taat kepada Allah SWT. Jangan lupa ajak teman-teman untuk bergabung di blog ini.
Minggu, 27 Mei 2012
Cobalah Untuk Merenung
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran. Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.
Senin, 23 April 2012
Memulai Kebajikan Walaupun Kecil
Memulai Kebajikan Walaupun Kecil
Setelah mendekati anak itu, lelaki tua itu bertanya heran, “Mengapa
engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam
air?” “Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi datang menyengat,
bintang laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan, “Jawab si
kecil itu.
“Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya,” Kata lelaki tua itu
sambil menunjukkan jarinya yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang
luas itu. “Lagi pula ada jutaan bintang laut yang terdampar. Aku ragu
apakah usahamu itu sungguh mempunyai arti yang besar,” Lanjutnya penuh
ragu.
Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di tangannya tanpa
berkata sepatahpun. Lalu dengan perlahan ia melemparkannya ke dalam laut
agar selamat dan hidup.” kemudian dengan tersenyum pada lelaki tua itu,
ia berkata “Aku membuat perubahan untuk satu hal. Satu Tindakan Sebuah
kebaikan yang sederhana dapat membuat sebuah perubahan untuk keluargamu,
temanmu, bahkan untuk wajah wajah asing yang kadang tidak kita kenal”.
Saya yakin usahaku sungguh memiliki arti yang besar sekurang-kurangnya
bagi yang satu ini.” Kata si kecil itu.
Pesan Moral : kadang kadang, kita selalu merasa tidak bisa berbuat
apa apa seperti layaknya anak kecil itu, namun walaupun itu cuma
tindakan kebaikan sederhana, tapi membuat begitu banyak perbedaan untuk
Bintang laut itu sendiri
Ketika anda memberikan sedikit senyuman untuk orang lain, baik itu
keluarga anda, teman anda ataupun orang asing yang anda temui, anda
telah membuat perbedaan besar bagi mereka.
Tindakan kecil yang sederhana dapat membuat perbedaan besar kepada
seseorang yang sedang membutuhkan. Menyelamatkan Bintang laut adalah
sedikit aksi yang membuktikan kebenaran itu
Kita sering mendambakan untuk melakukan sesuatu yang besar, namun
sering kali kita lupa bahwa yang besar itu sering dimulai dengan sesuatu
yang kecil. Mulailah berbuat kebajikan pada hal-hal kecil, maka engkau
akan diberkati dalam hal-hal besar.
Sumber : http://iphincow.wordpress.com
Selasa, 17 April 2012
Arti Sebuah Kesempurnaan
Arti Sebuah Kesempurnaan
38 Votes
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang,ia berkata kepada bapak Petani,”Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata,”Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.”
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,”inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.”
Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”"
Petani menjawab,” Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan…..”
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.
Minggu, 08 April 2012
Membalik Logika
Seorang yang filosof dogmatis sedang meyampaikan ceramah. Nasrudin
mengamati bahwa jalan pikiran sang filosof terkotak-kotak, dan sering
menggunakan aspek intelektual yang tidak realistis. Setiap masalah
didiskusikan dengan menyitir buku-buku dan kisah-kisah klasik,
dianalogikan dengan cara yang tidak semestinya.
Akhirnya, sang penceramah mengacungkan buku hasil karyanya sendiri. nasrudin segera mengacungkan tangan untuk menerimanya pertama kali. Sambil memegangnya dengan serius, Nasrudin membuka halaman demi halaman, berdiam diri. Lama sekali. Sang penceramah mulai kesal.
“Engkau bahkan membaca bukuku terbalik!”
“Aku tahu,” jawab Nasrudin acuh, “Tapi karena cuma ini satu-satunya hasil karyamu, rasanya, ya, memang begini caranya mempelajari jalan pikiranmu.”
Akhirnya, sang penceramah mengacungkan buku hasil karyanya sendiri. nasrudin segera mengacungkan tangan untuk menerimanya pertama kali. Sambil memegangnya dengan serius, Nasrudin membuka halaman demi halaman, berdiam diri. Lama sekali. Sang penceramah mulai kesal.
“Aku tahu,” jawab Nasrudin acuh, “Tapi karena cuma ini satu-satunya hasil karyamu, rasanya, ya, memang begini caranya mempelajari jalan pikiranmu.”
Senin, 02 April 2012
RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA
RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA
Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis
Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu
berkata "Wahai saudaraku jangan dekati
Muhammad, dia itu orang gila, dia
itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian
akan dipengaruhinya". Setiap pagi
Rasulullah s.a.w. mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah
s.a.w. menyuap makanan yang dibawanya kepada pengemis itu
walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang
bernama
Muhammad. Rasulullah
s.a.w melakukannya hingga menjelang Nabi Muhammad
s.a.w. wafat. Setelah kewafatan Rasulullah
s.a.w. tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah itu?", tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah s.a.w. selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.
Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "Siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "Aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah s.a.w. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah itu?", tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah s.a.w. selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.ha.
Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "Siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "Aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.
Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah s.a.w. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.
Kamis, 01 Maret 2012
DIBALIK PENCIPTAAN LALAT
DIBALIK
PENCIPTAAN LALAT
Tidak ada kehidupan
yang tercipt asia-sia. lemah ini sering kali dituding oleh sebagian dari mereka
sebagia serangga pembawa sial, kuman penyakit, dan hewan yang cukup mengganggu.
Akan tetapi pernahkah mereka memikirkan penciptaannya…….???
Syekh Mutawallii
as-Sya’raawii dengan singkat mengatakan……:
“sebagian manusia
bertanya : “apa penciptaan lalat dimuka bumi ini…..??” meraka tidak tahubahwa
lalat senanatiasa memberika layanan jasa yang sangat bermanfaat, dia memekan kotoran
dan kuman penyakit yang melengket ditubuhnya, dan seandainya manusia
memproteksi diri dengan kebersihan, pasti lalt tidak mengerumuni mereka.”
Bediuzzaman Said Nursi
mengatakan……:
“Sesungguhnya lalat
sangat memperhatikan kebersihan, dia senantiasa membersihkan muka, mata dan
sayapnya, seperti orang berwudhu. Oleh karena itu, tanpa ragu makhluk ini
mempunyai tugas penting dan mulia, tetapi kaca mata dan ilmu manusia tidak
mampu menangkap semua fungsi yang sedang dilaksanakannya. Lalat telah diformat
khusus untuk membasmi kuman penyakit yang tidak dilihat oleh kasat mata. Dia
bukan pembawa kuman, melainkan dia penghancur berbagai yang berbahaya dengan
memakan dan mandaur ulang materi
beracun ini menjadi materi lain, sengga
dengan sendirinya penyakit-penyakit pun tidak tersebar dalam skala besar dan
menakutkan. Bukti nyata bahwa mereka makhlukpetugas kebersihan, pembasmi
bahan-bahan kimia yang mengancam, dan keberadaanya penuh dengan hikmah, adalah
jumlahnya yang tidak terhitung dimusim panas. Bukankah materi yang bermanfaat
itu selalu diperbanyak kopiannya….???”
Sabdah Nabi SAW yang
artinya…….:
“Jika lalat jatuh
ditempat minum (gelas) salah seorang dari kalian, maka celupkan semua tubuhnya.
Sesungguhnya disalah satu sayapnya ada obat, dan disayap lain ada penyakit.”
Kebenaran medis Nabi SAW tersebut, telah
dibuktikan oleh kedokteran kuno dan modern.
1.
Medis kuno
Imam
Ibn Qutaiba berkata…:
“Ahli
medis kuno menganggap bahwa lalat yang
diaduk dengan sebuk antimon dapat menjadi ramuan yang ampuh mempertajam
penglihatan dan mempertebal bulu-bulu mata.”
2.
Medis modern
Karena
tabiat lalat yang tercipta dai lingkungan kotor, maka sebagian kotoran tersebut
menlengket ditubuhnya,dan sebagian lain dimakan, yang kemudian menjadi materi
beracun yang lebih dikenal dengan antibakteri. Zat beracun tidak bertahan
hidup, atau punya pengaruh terhadap
kekebalan tubuh selama antibakteri ini
berada didalam tubuh lalat. Oleh karena itu, jika seekor lalar membawa
kuman penyakit jatuh dumakanan dan minuman, maka pemusnah kuman yang paling
ampuh antibakteri yang tersimpan dirongga dalam lalat itu sendiri yang dekat
disalah satu sayapnya.
Jadi, hadits Rasul SAW telah terbukti kebenarannya
oleh medis kuno dan medis modern. Tidak ada celah bagi mereka yang menuding
terks-teks Islam sebagai teks agama yang tidak riil dan relevan dengan dunia
nyata. Ini mengindikasikan Kebesaran dan keAgungan Sang Penguasa, yang
ciptaan-ciptaan-Nya dapat menjadi guru tersendiri bagi mereka yang ingin
menangjap bisikan-bisikan hakikat penciptaan dan kehidupan.
Lalat ini, diabadikan sebagai bahan celaan Al-Qur’an
terhadap orang-prang musyrik. Allah SWT berfirman…..:
“Sesingguhnya segala yang kamu seru selain Allah
sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu menciptakaannya.
Daan jika lalat itu merampas sesuatu dari mareka , tiadalah dapat merebutnya
kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah)
yang disembah.” (QS. Al-Hajj : 73).
Jadi, lalat merupakan makhluk yang lemah tapi tidak
sombong, dengan kelemahan dia menjadi kuat, makhluk yang melukiskan keagungan
penciptaan yang terhingga, petugas kebersihan hariat umat manusia yang tidak
disadari. Mereka tidak pernah meminta gaji, yang mereka inginkanhanyalah
kesadaran manusia untuk menjadikan merekaobjik telaah imaniah yang
menyuguhkan aneka ragam kehidapan dan
ketuhanan. Dia tidak meski dari tempat kotor,tidak membawa kuman kecuali
obatnya telah siap, dan dia senantiasa menyeru manusia untuk menjaga
kebersihan.
Kamis, 23 Februari 2012
Ahmad Dahlan Bagian V
Bagian V
Sebagai seorang demokrat dalam melaksanakan aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, Dahlan memfasilitasi para anggota Muhammadiyah untuk proses evaluasi kerja dan pemilihan pemimpin dalam Muhammadiyah. Selama hidupnya dalam aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, telah diselenggarakan duabelas kali pertemuan anggota (sekali dalam setahun), yang saat itu dipakai istilah Algemeene Vergadering (persidangan umum).
Atas
jasa-jasa K.H. Ahmad Dahlan dalam mem-bangkitkan kesadaran bangsa ini
melalui pembaharuan Islam dan pendidikan, maka Pemerintah Republik
Indonesia menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional dengan surat Keputusan
Presiden no. 657 tahun 1961. Dasar-dasar penetapan itu ialah sebagai
berikut :
1. K.H.
Ahmad Dahlan telah memelopori kebangkitan ummat Islam untuk menyadari
nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat.
2. Dengan
organisasi Muhammadiyah yang didirikannya, telah banyak memberikan
ajaran Islam yang murni kepada bangsanya. Ajaran yang menuntut kemajuan,
kecerdasan, dan beramal bagi masyarakat dan ummat, dengan dasar iman
dan Islam.
3. Dengan
organisasinya, Muhammadiyah telah mempelopori amal usaha sosial dan
pendidikan yang amat diperlukan bagi kebangkitan dan kemajuan bangsa,
dengan jiwa ajaran Islam.
4. Dengan
organisasinya, Muhammadiyah bagian wanita (Aisyiyah) telah mempelopori
kebangkitan wanita Indonesia untuk mengecap pendidikan dan berfungsi
sosial, setingkat dengan kaum pria.
Langganan:
Postingan (Atom)